Ara Peluk Ibu Affan, Presiden Minta Kasus Driver Ojol Diusut Tuntas & Cepat

Nasional13 Dilihat



RM.id  Rakyat Merdeka – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melayat ke rumah duka Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Ara, sapaan Maruarar Sirait ini tiba di rumah duka pada Jumat (29/8/2025) malam dengan mengenakan kemeja hitam lengan pendek. 

Menteri dari Partai Gerindra ini langsung menemui orang tua almarhum, memeluk ibunda Affan, dan menyampaikan doa agar mendiang mendapat tempat terbaik.

Baca juga : Puan Minta Insiden Rantis Tabrak Ojol Diusut Tuntas, Aparat Jangan Berlebihan

“Selain menyampaikan duka, sebagai anak buah Presiden Prabowo saya ditugaskan negara untuk membantu keluarga korban dengan menyediakan rumah subsidi, supaya ibu bisa tinggal di rumah sendiri. Mohon KTP dan KK nya , Presiden hadir untuk memenuhi janji almarhum yang ingin membelikan rumah untuk ibunya,” ujar Ara.

Anggota DPR RI selama empat periode, tahun 1999-2004, 2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019 ini juga meminta keluarga tidak khawatir mengenai penanganan kasus kematian Affan. 

“Ini negara hukum, dan harus dilanjutkan dengan transparan. Presiden kecewa dan sedih dengan kejadian ini, beliau sudah memerintahkan kasus ini diusut tuntas, transparan, dan cepat,” tambahnya.

Baca juga : Kapolda Metro Janji Usut Tuntas Kematian Driver Ojol Secara Transparan

Ibunda Affan berharap pelaku yang menewaskan putranya dihukum seadil-adilnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Ara atas bantuan dan perhatian Pemerintah.

“Terima kasih Pak Ara, dan maafkan anaknya,” ucapnya haru.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan atas insiden tersebut. 

Baca juga : Prabowo Minta Insiden Rantis Tabrak Ojol Diusut Tuntas, Sanksi Keras Menanti

READ  BRI Liga 1 Persis Vs Arema FC Laskar Sambernyawa Jaga Momentum Positif

Ia menugaskan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menangani kasus ini lebih lanjut. Hingga kini, tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat sudah menjalani pemeriksaan etik dan ditempatkan khusus.


Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News


Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram “Rakyat Merdeka News Update”, caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *