Tanggapi Dugaan Beras Oplosan Food Station, Wagub Rano: Kalau Salah, Sikat!

Nasional595 Dilihat



RM.id  Rakyat Merdeka – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno angkat bicara mengenai dugaan pelanggaran mutu beras subsidi yang didistribusikan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta Food Station Tjipinang Jaya. Dia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan bersikap tegas dan transparan dalam menangani kasus tersebut.

“Kalau memang salah, tindak. Gak ada urusan,” tegas Rano di SMAN 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025).

Kasus dugaan beras subsidi yang dioplos dengan kualitas rendah ini mencuat usai temuan dari sejumlah pihak yang menduga adanya ketidaksesuaian mutu beras yang disalurkan kepada masyarakat. 

Rano Karno menyatakan, pemerintah tidak akan tinggal diam jika memang ditemukan pelanggaran. Namun, dia juga meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan dan audit resmi.

Baca juga : Dari Meja Makan ke Meja Diplomasi, Prabowo & Macron Rancang Kerja Sama Strategis

“Saya sudah mendapat laporan dari Food Station bahwa itu tidak benar,” ujar Rano. 

“Jadi dari mulai pengenalan lingkungan sampai Food Station ya. Kalau memang salah, tindak. Nggak ada urusan. Tapi saya mendapat laporan. Tapi sulit, ini memerlukan waktu yang panjang untuk diskusi ini,” tambah Rano.

Menjawab pertanyaan apakah akan ada audit terhadap Food Station terkait dugaan tersebut, Rano memastikan bahwa proses audit akan dilakukan secara menyeluruh.

“Pasti ada audit. Pasti ada audit. Apalagi hal seperti ini. Ini inspektorat turun,” ujarnya menegaskan.

Baca juga : Tanggapi Protes Taman Jadi Tempat Pacaran, Rano: Kaya Nggak Pernah Muda Aja

Menurut Rano, keterlibatan Inspektorat DKI Jakarta adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas, terutama dalam program-program subsidi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen penuh terhadap keterbukaan informasi kepada publik. Rano menegaskan tidak akan ada perlindungan kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan kesalahan dalam distribusi bantuan pangan.

READ  Wamen Fajar Apresiasi Model Pendidikan Berbasis Masjid Di Solo

Sebelumnya, Satgas Pangan Polri telah memeriksa beras yang didistribusikan PT Food Station Tjipinang Jaya yang diduga melakukan pelanggaran mutu dan takaran yang merugikan konsumen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok membantah dugaan itu. Dia mengklaim beras subsidi yang digunakan dalam program pangan murah berasal dari PT Food Station Tjipinang Jaya dan telah lolos uji laboratorium, sesuai dengan standar mutu beras premium

Baca juga : Tanggapi Survei Indikator, Rano: Kami Fokus Atasi Ketimpangan Sosial Di Jakarta

“Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta menggunakan beras merk Setra Pulen dan Setra Ramos yang diproduksi PT Food Station Tjipinang Jaya untuk kegiatan ‘Penyediaan dan Pendistribusian Pangan dengan Harga Murah bagi Masyarakat Tertentu’ atau yang biasa dikenal Program Pangan Bersubsidi Beras dengan kelas mutu Premium,” ujar Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, Senin (14/7/2025).


Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News


Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram “Rakyat Merdeka News Update”, caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *