
RM.id Rakyat Merdeka – PT Djarum terus menunjukkan komitmennya menghadirkan berbagai program sosial yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat. Salah satunya lewat Program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Chief Operating Officer PT Djarum, Victor Rachmat Hartono mengatakan, keberhasilan program RSLH tidak hanya diukur dari jumlah rumah yang dibangun, tetapi dari perubahan nyata yang dirasakan keluarga penerima manfaat baik secara sosial, ekonomi maupun psikologis.
“Melalui Program RSLH, kami berupaya memberikan hunian yang tidak hanya layak dan aman, tetapi juga menjadi fondasi bagi peningkatan kesejahteraan keluarga. Kami percaya rumah yang layak adalah langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Hartono bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat meninjau lokasi Perumahan RSLH Program CSR Djarum di Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (6/11/2025).
Hartono menambahkan, program CSR Djarum di bidang perumahan telah menyalurkan total 2.550 bantuan di Provinsi Jawa Tengah.
Baca juga : AGTI Dukung Program Ekonomi Pancasila Presiden Prabowo
Rinciannya, 2.200 bantuan untuk program peningkatan sanitasi (kloset) terdiri atas 875 unit dalam progres dan 1.325 unit rampung serta 356 bantuan untuk pembangunan rumah baru (bongkar rumah), dengan 109 unit dalam proses dan 247 unit telah selesai.
Kabupaten Kudus, menjadi penerima manfaat terbesar dengan total 2.000 bantuan. Terdiri atas 1.500 unit program sanitasi, 300 unit pembangunan rumah baru dan 200 unit renovasi rumah.
Di Desa Pasuruhan Kidul tercatat sebagai desa dengan usulan terbanyak, yakni enam unit rumah yang seluruhnya telah rampung dibangun.
Sementara itu, Menteri Maruarar mengapresiasi langkah produsen rokok kretek terbesar di Indonesia ini. Politisi dari Partai Gerindra ini juga mengajak dunia usaha untuk ikut membina generasi muda agar mampu menjadi pengusaha sukses di bidang properti dan perumahan.
Baca juga : GPII Ajak Pemuda Islam Kawal Kebijakan Pemerintahan Prabowo
“Tolong Djarum juga membina anak-anak muda untuk bisa ikut menjadi pengusaha sukses. Tidak hanya membangun rumahnya, tapi juga membina ekonomi keluarganya,” ucapnya.
Ara menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah dan sektor swasta dalam mempercepat penyediaan rumah layak huni di Indonesia.
“Pemerintah kalau sendiri tidak cukup anggarannya. Karena itu, kami menggandeng dunia usaha seperti ini. Pemerintah mendukung dari sisi data dan perizinan. Tolong teman teman dijaga integritasnya, cekatan, jangan dihambat perizinannya agar dunia usaha tidak kapok memberikan bantuan,” ujarnya.
Mantan anggota DPR RI ini juga menyampaikan, pada tahun 2025 alokasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau renovasi rumah dari Kementerian PKP mencapai 45.000 unit, dan akan meningkat signifikan menjadi 400.000 unit pada tahun 2026.
Baca juga : Harapan Anak Muda: Program Magang Nasional Inisiasi Prabowo Terus Berlanjut
“Saya juga berkomitmen membantu Jawa Tengah dengan jumlah yang besar dalam peningkatan kualitas rumah tidak layak huni. Tolong didukung data-datanya agar tepat sasaran,” pungkas Maruarar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram “Rakyat Merdeka News Update”, caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.






