Bukan Sekadar Agenda Rutin, Partai Buruh Jawa Timur Ziarah Ke Makam Marsinah

Nasional8 Dilihat



RM.id  Rakyat Merdeka – Jajaran Executive Committee (Exco) Partai Buruh Provinsi Jawa Timur (Jatim), melakukan ziarah ke makam aktivis buruh Marsinah, Minggu (30/11/2025). Kegiatan tersebut juga diikuti Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

Ketua Exco Partai Buruh Jatim, Jajuli menuturkan, ziarah ke makam pahlawan nasional, Marsinah, bukan sekedar agenda rutin. Menurutnya, kegiatan itu merupakan bagian dari seruan moral untuk membangkitkan kesadaran seluruh masyarakat, tentang besar pengorbanan Marsinah dalam memperjuangkan martabat pekerja. 

“Marsinah buruh perempuan yang dibunuh pada masa Orde Baru, menjadi simbol keberanian, keteguhan, dan pembelaan terhadap hak-hak pekerja yang hingga kini masih terus diperjuangkan,” ujarnya di Nganjuk, Jatim, Minggu (30/11/2025). 

Jajuli menambahkan, penetapan Marsinah sebagai pahlawan nasional merupakan kemenangan moral bagi gerakan buruh Indonesia. “Ini bukan sekadar penghormatan kepada sosok Marsinah, tapi penghargaan kepada seluruh buruh Indonesia yang terus berjuang. Marsinah adalah simbol keberanian kelas pekerja,” cetusnya. 

Baca juga : Golkar Serahkan 3 Miliar Bantu Bencana Sumatera

Lebih lanjut, dia menegasakan, Partai Buruh akan terus meneladani sikap, keberanian, dan keteguhan Marsinah. Pihaknya bertekad melanjutkan perjuangan itu untuk kesejahteraan buruh, sebagaimana semangat yang diwariskan Marsinah. 

Dalam memperjuangkan hak-hak buruh, lanjut dia, Partai Buruh Jatim telah melakukan kajian bersama tim, termasuk melakukan diskusi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Salah satunya, memperjuangkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Jatim. 

“Selama ini, UMP Jatim hanya sekitar Rp 2,3 juta. Untuk memenuhi standar hidup layak sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK), besaran minimal UMP Jatim harusnya Rp 3,1 juta. Setelah ditambah formula kenaikan nasional 8 persen, maka upah minimum di Kabupaten Nganjuk idealnya berada di kisaran Rp 3,3 juta,” paparnya. 

READ  Didalami KPK soal Penjualan Mercy, Ilham Habibie: RK Nyicil, Belum Lunas

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menegaskan, nilai perjuangan yang diwariskan Marsinah masih sangat relevan dengan semangat perjuangan kelas pekerja. 

Baca juga : Airlangga Pede Ekonomi Indonesia Makin Moncer

“Marsinah mengajarkan, memperjuangkan hak buruh tidak cukup hanya dengan suara, tapi juga dengan keberanian. Ia memilih berdiri untuk sesama buruh, meski harus mempertaruhkan hidupnya. Semangat itu terus kami jaga,” ujarnya. 

Di masa Orde Baru, lanjut Said, gerakan buruh hidup dalam tekanan. Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), intimidasi aparat, hingga kekerasan fisik sering menyasar aktivis buruh. 

“Marsinah menjadi contoh nyata bagaimana seorang pekerja biasa, mampu melawan ketidakadilan dengan keberanian luar biasa. Ini warisan yang harus terus dipegang oleh generasi buruh modern,” cetusnya. 

Said menambahkan, momentum ziarah merupakan refleksi perjuangan sekaligus konsolidasi gerakan buruh. Para pimpinan serikat menegaskan komitmen untuk memperkuat perjuangan di ranah legislasi, eksekutif, maupun gerakan industrial, terutama menghadapi persoalan klasik seperti upah layak, jaminan kerja, dan perlindungan buruh dari intimidasi. 

Baca juga : Harga Emas Berpotensi Tembus Rp 2,7 Juta/Gram

“Marsinah memang sudah tiada, tapi semangatnya hidup di setiap langkah perjuangan buruh Indonesia,” tegasnya. 

Said menerangkan, pihaknya bersama Koalisi Serikat Pekerja tengah mempersiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan untuk diajukan ke Pemerintah dan DPR. Salah satu poin utama dalam rancangan itu, penghapusan total sistem outsourcing. 

“Di Jawa Timur, outsourcing terlalu banyak. Kita akan hapus. Nanti hanya ada hubungan kerja kontrak dan karyawan tetap. Kontrak maksimal lima tahun, setelah itu wajib diangkat atau kontrak ulang di pekerjaan lain,” tandasnya. [OSP]


Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

READ  Gelar RUPST, Produksi Minyak Pertamina EP 65.482 Barel Per Hari


Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram “Rakyat Merdeka News Update”, caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *