Jakarta, propertyandthecity.com – Affan Kurniawan mungkin tak dikenal publik sebelum Kamis malam, 28 Agustus 2025. Usianya baru menjejak 22 tahun, sehari-hari ia menghabiskan waktu di jalanan Jakarta sebagai pengemudi ojek online. Tapi kisah hidupnya tiba-tiba menyeruak setelah tubuhnya remuk dilindas kendar aan taktis Brimob saat demonstrasi berlangsung di ibu kota.
Bagi keluarga, Affan bukan sekadar tulang punggung ekonomi. “Uang miliaran tidak bisa menggantikan anak saya,” kata Zulkifli, ayahnya, sambil menahan tangis di rumah kontrakan mereka di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu siang, 30 Agustus 2025.
Affan adalah remaja yang tumbuh dalam keterbatasan. Putus sekolah karena biaya, ia memilih bekerja sejak usia 16 tahun. Dari hasil mengojek, ia menabung sedikit demi sedikit. Ia membelikan motor untuk adik perempuannya, membeli sebidang tanah di Lampung untuk orang tuanya, bahkan terus berusaha mewujudkan mimpi sederhana: menghadiahkan rumah permanen bagi sang ibu.
“Mimpi Affan itu rumah untuk orang tuanya,” ujar Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, usai melayat. Pemerintah kemudian menghadiahkan rumah untuk keluarga Affan. Sebuah pemenuhan mimpi yang datang terlambat—baru bisa dirasakan ketika Affan sudah tidak ada.
Sejak malam kematiannya, rumah keluarga Zulkifli tak pernah sepi pelayat. Karangan bunga memenuhi gang sempit menuju kediaman. Presiden Prabowo Subianto bahkan datang langsung melayat. Namun bagi Zulkifli, penghormatan itu bukan yang utama. Ia hanya ingin keadilan ditegakkan.
“Agar pelaku yang menabrak anak saya itu dihukum seumur hidup atau dihukum mati. Itu saja harapan saya,” ujarnya tegas.
Kisah Affan meninggalkan pelajaran getir. Ia tumbuh sebagai anak yang taat, pekerja keras, dan berbakti. Namun jalan hidupnya justru terhenti oleh kekerasan aparat negara.
Kini mimpi Affan punya rumah memang sudah tercapai. Tapi rumah itu berdiri di atas kehilangan yang tak tergantikan: seorang anak yang seharusnya masih punya masa depan panjang. (*)

Artikel ini Disadur Dari Berita : https://propertyandthecity.com/affan-anak-muda-berbakti-yang-pulang-tanpa-nyawa/